Lampung Tengah, 10 Mei 2026 – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh Anggota DPRD Lampung Tengah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Binti Luthfiyah. Ia tergerak membantu membangunkan rumah layak huni bagi Mbah Dawam, seorang lansia sebatang kara yang hidup dalam keterbatasan di Kampung Sendang Ayu, Kecamatan Padang Ratu, Lampung Tengah.
Kondisi Mbah Dawam yang telah berusia lebih dari 70 tahun membuat banyak orang terenyuh. Di usia senjanya, ia hidup sendiri tanpa keluarga yang mendampingi.
Sejak tahun 2014, Mbah Dawam diketahui menumpang tinggal di rumah milik Katni, warga Kampung Sendang Ayu yang berbaik hati memberikan tempat tinggal untuknya. Namun cobaan kembali datang pada tahun 2020, ketika kedua kaki Mbah Dawam mendadak lumpuh hingga membuat aktivitasnya sangat terbatas sampai saat ini.

Kabar mengenai kondisi memprihatinkan tersebut akhirnya sampai ke telinga Binti Luthfiyah. Sebagai wakil rakyat, ia mengaku terpanggil untuk membantu menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak bagi Mbah Dawam.
“Semoga rumah ini bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman dan memberikan semangat baru bagi Mbah Dawam,” ujar Binti Luthfiyah.
Saat ini, proses pembangunan rumah tersebut telah mencapai sekitar 40 persen. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar, sementara tanah untuk pembangunan rumah merupakan hibah dari masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Binti Luthfiyah juga mengajak masyarakat yang ingin ikut membantu dan berkontribusi untuk dapat datang langsung ke Kampung Sendang Ayu.

Sementara itu, Katni mengaku sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan anggota DPRD tersebut. Menurutnya, bantuan rumah layak huni ini menjadi harapan baru bagi Mbah Dawam agar dapat hidup lebih nyaman di masa tuanya.
“Terima kasih karena sudah peduli dan turun langsung membantu Mbah Dawam. Semoga beliau bisa sehat dan pulih seperti semula,” ungkap Katni.
Kisah kepedulian dan gotong royong ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masyarakat masih terus hidup di tengah kehidupan sosial warga Lampung Tengah.